Notification

×

Iklan

Iklan

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12

Perempuan Perantau : Merajut Batas Meraih Mimpi

| Kamis, Januari 01, 2026 WIB

Gambar : Nadia Pengurus Himpass

Himpass.com, Sumenep - Bagi saya, menjadi seorang perempuan yang memilih hidup di tanah perantauan bukanlah sekadar pengalaman biasa, melainkan sebuah perjalanan luar biasa yang penuh makna. Ditengah pandangan masyarakat yang masih sering memandang sebelah mata keputusan perempuan untuk merantau, langkah ini terasa semakin menantang sekaligus membanggakan. Banyak orang masih beranggapan bahwa perempuan adalah makhluk yang rapuh, lemah, dan seharusnya tidak jauh dari rumah, seolah ruang geraknya terbatas hanya pada lingkaran domestik. Bahkan tidak sedikit yang berpendapat bahwa perempuan tak layak menanggung beban perjuangan di negeri orang, karena dianggap tanggung jawabnya sudah terlalu besar dibandingkan laki-laki.


Namun sesungguhnya, justru di situlah letak kekuatan seorang perempuan. Perempuan tidak hanya dituntut menjaga dirinya sendiri, tetapi juga membawa serta martabat, kehormatan, dan harapan dari keluarga maupun lingkungannya. Setiap langkah yang diambil di tanah rantau adalah bentuk keberanian untuk membuktikan bahwa perempuan juga memiliki hak yang sama untuk bermimpi, dan mencapai cita-citanya. Merantau bukanlah kelemahan, melainkan bukti keteguhan hati dan semangat pantang menyerah dalam berjuang.


Perempuan yang diberi kepercayaan untuk merantau, jauh meninggalkan kenyamanan rumah dan pelukan keluarga, adalah sosok yang sesungguhnya hebat. Keberanian itu bukan hal yang sederhana, sebab merantau bukanlah sekadar berpindah tempat tidur atau menukar suasana lingkungan, melainkan sebuah proses panjang untuk belajar hidup lebih mandiri, menguji keteguhan hati, serta membuktikan diri bahwa ia mampu berdiri di atas kakinya sendiri. 


Saya pribadi merasa kagum dan bangga kepada perempuan yang memiliki keberanian untuk melangkah keluar dari rumah, meninggalkan zona nyaman, dan menantang batasan hanya demi meraih cita-cita. Karena sejatinya, hanya mereka yang berani mengambil keputusan besar yang mampu membuka pintu menuju hal-hal besar dalam hidupnya. Keputusan untuk merantau adalah bukti nyata bahwa seorang perempuan bukanlah sosok yang lemah,  melainkan pribadi yang tegar, tangguh, dan penuh semangat juang.


Maka, menjadi perempuan perantau bukan hanya tentang perjalan jauh, melainkan tentang bagaimana ia menjadikan setiap langkah sebagai bukti keberanian, setiap rindu sebagai sumber kekuatan dan setiap tantangan sebagai bagian dari cerita luar biasa yang akan dibanggakan sepanjang hidupnya.



Penulis : Nadia

Editing : Fauzi

×
Berita Terbaru Update