![]() |
| Foto: Suasana pembukaan Muswah & pelantikan Tim 9 HIMPASS |
Himpass.com, Sumenep
– Himpunan Mahasiswa Kepulauan Sapeken Sumenep (HIMPASS) akan menggelar
Musyawarah Luar Biasa (MUSWAH) yang dirangkaikan dengan pelantikan Tim 9 pada
Rabu, 8 Juli 2026 di Graha UPI, mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai. Kegiatan
ini akan dihadiri oleh Dewan Pertimbangan Organisasi (DPO), Badan Pengurus
Harian (BPH), pengurus, dan anggota HIMPASS sebagai forum untuk membahas
berbagai persoalan organisasi sekaligus memperkuat persatuan antar kader.
Selain
menjadi forum pengambilan keputusan, MUSWAH juga diharapkan menjadi momentum
untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, mempererat silaturahmi, dan memperkuat
komitmen seluruh kader dalam membawa HIMPASS menjadi organisasi yang lebih
baik.
Dalam
sambutannya, Pendiri HIMPASS, Fajrullah, mengajak seluruh peserta untuk
mengikuti Musyawarah Luar Biasa dengan penuh tanggung jawab dan mengutamakan
kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
"HIMPASS lahir dari semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap mahasiswa Kepulauan Sapeken. Karena itu, saya berharap Musyawarah Luar Biasa ini menjadi ruang untuk saling mendengar, saling menghargai, dan bersama-sama mencari solusi terbaik bagi organisasi. Jangan jadikan perbedaan sebagai alasan untuk terpecah, tetapi jadikanlah perbedaan sebagai kekuatan untuk membangun HIMPASS yang lebih baik," kata Fajrullah.
Ia
juga berharap pelantikan Tim 9 menjadi awal lahirnya kepemimpinan yang amanah,
bertanggung jawab, dan mampu menjalankan tugas sesuai dengan aturan organisasi.
"Organisasi ini adalah amanah yang harus dijaga bersama. Kepengurusan boleh berganti, tetapi semangat pengabdian, persaudaraan, dan rasa memiliki terhadap HIMPASS harus tetap hidup di hati setiap kader. Jika nilai itu terus dijaga, saya yakin HIMPASS akan terus berkembang dan memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun masyarakat Kepulauan Sapeken," tambahnya.
Sementara
itu, Tim 9 berharap seluruh DPO, BPH, pengurus, dan anggota HIMPASS dapat hadir
dan berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan. Kehadiran seluruh
elemen organisasi dinilai penting agar setiap keputusan yang dihasilkan
benar-benar menjadi keputusan bersama dan membawa manfaat bagi kemajuan
HIMPASS.
Di
sisi lain, Senior HIMPASS, Abdul, menilai bahwa Musyawarah Luar Biasa dan
pelantikan Tim 9 merupakan momentum penting untuk memperkuat organisasi dan
menyiapkan regenerasi kepemimpinan yang lebih baik.
"Musyawarah bukan hanya tempat mengambil keputusan, tetapi juga tempat menyatukan pikiran dan memperkuat persaudaraan. Organisasi ibarat sebuah kapal yang akan terus berlayar menghadapi berbagai tantangan. Selama seluruh kader tetap kompak, saling percaya, dan memiliki tujuan yang sama, saya yakin HIMPASS akan mampu melewati setiap tantangan yang ada," ujarnya.
Abdul
berharap seluruh peserta dapat mengikuti musyawarah dengan sikap terbuka,
saling menghargai setiap pendapat, dan menjadikan kepentingan organisasi
sebagai prioritas utama.
"Regenerasi bukan hanya pergantian kepengurusan, tetapi proses menyiapkan pemimpin yang memiliki integritas, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap organisasi. Saya berharap Tim 9 yang dilantik mampu menjalankan amanah dengan baik serta menjadi contoh bagi kader-kader HIMPASS di masa yang akan datang," tutup Abdul.
Melalui
Musyawarah Luar Biasa dan pelantikan Tim 9, HIMPASS diharapkan semakin solid,
mampu melahirkan keputusan-keputusan yang bermanfaat, serta terus menjadi
organisasi mahasiswa yang berperan aktif dalam memperjuangkan aspirasi
masyarakat Kepulauan Sapeken.
"Mintedde
Palingka Ambangan Na Palimbat."
(red/)
